“Dia telah membeli akhirat dengan dunia, dan mengutamakan
keridhaan Allah dan Rasul atas segala-galanya.” (Mu’arrikhin).
SA’ID BIN ‘AMIR AL JUMAHY, termasuk seorang pemuda di antara
ribuan orang yang pergi ke Tan’im, di luar kota Makkah. Mereka berbondong-bondong
ke sana, dikerahkan para pemimpin Quraisy untuk menyaksikan pelaksanaan hukuman
mati terhadap Khubaib bin ‘Ady, iaitu seorang sahabat Nabi yang mereka jatuhi
hukuman tanpa alasan.
Dengan semangat muda yang menyala-nyala, Sa’id maju menerobos
orang banyak yang berdesak-desakan. Akhirnya dia sampai ke depan, sejajar
dengan tempat duduk orang-orang penting, seperti Abu Sufyan bin Harb, Shafwan
bin Umayyah dan lain-lain.
