Tampilkan postingan dengan label zalim. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label zalim. Tampilkan semua postingan

Kamis, 12 Januari 2012

Balasan Bagi Orang Zalim

وَمَنْ أَظْلَمُ مِمَّنِ افْتَرَى عَلَى اللَّهِ كَذِبًا أَوْ قَالَ أُوحِيَ إِلَيَّ وَلَمْ يُوحَ إِلَيْهِ شَيْءٌ وَمَنْ قَالَ سَأُنْزِلُ مِثْلَ مَا أَنْزَلَ اللَّهُ وَلَوْ تَرَى إِذِ الظَّالِمُونَ فِي غَمَرَاتِ الْمَوْتِ وَالْمَلَائِكَةُ بَاسِطُو أَيْدِيهِمْ أَخْرِجُوا أَنْفُسَكُمُ الْيَوْمَ تُجْزَوْنَ عَذَابَ الْهُونِ بِمَا كُنْتُمْ تَقُولُونَ عَلَى اللَّهِ غَيْرَ الْحَقِّ وَكُنْتُمْ عَنْ ءَايَاتِهِ تَسْتَكْبِرُونَ

Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat kedustaan terhadap Allah atau yang berkata: "Telah diwahyukan kepada saya", padahal tidak ada diwahyukan sesuatupun kepadanya, dan orang yang berkata: "Saya akan menurunkan seperti apa yang diturunkan Allah." Alangkah dahsyatnya sekiranya kamu melihat di waktu orang-orang yang zalim berada dalam tekanan sakratul maut, sedang para malaikat memukul dengan tangannya, (sambil berkata): "Keluarkanlah nyawamu" Di hari ini kamu dibalas dengan siksa yang sangat menghinakan, karena kamu selalu mengatakan terhadap Allah (perkataan) yang tidak benar dan (karena) kamu selalu menyombongkan diri terhadap ayat-ayatNya.



وَلَقَدْ جِئْتُمُونَا فُرَادَى كَمَا خَلَقْنَاكُمْ أَوَّلَ مَرَّةٍ وَتَرَكْتُمْ مَا خَوَّلْنَاكُمْ وَرَاءَ ظُهُورِكُمْ وَمَا نَرَى مَعَكُمْ شُفَعَاءَكُمُ الَّذِينَ زَعَمْتُمْ أَنَّهُمْ فِيكُمْ شُرَكَاءُ لَقَدْ تَقَطَّعَ بَيْنَكُمْ وَضَلَّ عَنْكُمْ مَا كُنْتُمْ تَزْعُمُونَ

Dan sesungguhnya kamu datang kepada Kami sendiri-sendiri sebagaimana kamu Kami ciptakan pada mulanya, dan kamu tinggalkan di belakangmu (di dunia) apa yang telah Kami karuniakan kepadamu; dan Kami tiada melihat besertamu pemberi syafa`at yang kamu anggap bahwa mereka itu sekutu-sekutu Tuhan di antara kamu. Sungguh telah terputuslah (pertalian) antara kamu dan telah lenyap daripada kamu apa yang dahulu kamu anggap (sebagai sekutu Allah). {{Q.s. Al-An`aam: 93-94} 

Jumat, 06 Januari 2012

Allah Pasti Akan Membinasakan Orang yang Zalim

وَقَالَ الَّذِينَ كَفَرُوا لِرُسُلِهِمْ لَنُخْرِجَنَّكُمْ مِنْ أَرْضِنَا أَوْ لَتَعُودُنَّ فِي مِلَّتِنَا فَأَوْحَى إِلَيْهِمْ رَبُّهُمْ لَنُهْلِكَنَّ الظَّالِمِينَ

Orang-orang kafir berkata kepada Rasul-rasul mereka: "Kami sungguh-sungguh akan mengusir kamu dari negeri kami atau kamu kembali kepada agama kami". Maka Tuhan mewahyukan kepada mereka: "Kami pasti akan membinasakan orang-orang yang zalim itu,

وَلَنُسْكِنَنَّكُمُ الْأَرْضَ مِنْ بَعْدِهِمْ ذَلِكَ لِمَنْ خَافَ مَقَامِي وَخَافَ وَعِيدِ

dan Kami pasti akan menempatkan kamu di negeri-negeri itu sesudah mereka. Yang demikian itu (adalah untuk) orang-orang yang takut (akan menghadap) kehadirat-Ku dan yang takut kepada ancaman-Ku {Q.s. Ibrahim: 13-14}

Minggu, 01 Januari 2012

Q.s. Hud: 116

فَلَوْلَا كَانَ مِنَ الْقُرُونِ مِنْ قَبْلِكُمْ أُولُو بَقِيَّةٍ يَنْهَوْنَ عَنِ الْفَسَادِ فِي الْأَرْضِ إِلَّا قَلِيلًا مِمَّنْ أَنْجَيْنَا مِنْهُمْ وَاتَّبَعَ الَّذِينَ ظَلَمُوا مَا أُتْرِفُوا فِيهِ وَكَانُوا مُجْرِمِينَ

Maka mengapa tidak ada dari umat-umat yang sebelum kamu orang-orang yang mempunyai keutamaan yang melarang daripada (mengerjakan) kerusakan di muka bumi, kecuali sebahagian kecil di antara orang-orang yang telah Kami selamatkan di antara mereka, dan orang-orang yang zalim hanya mementingkan kenikmatan yang mewah yang ada pada mereka, dan mereka adalah orang-orang yang berdosa. {Q.s. Hud: 116} 

Silahkan Mau Beriman Atau Kafir Sekalipun

وَقُلِ الْحَقُّ مِنْ رَبِّكُمْ فَمَنْ شَاءَ فَلْيُؤْمِنْ وَمَنْ شَاءَ فَلْيَكْفُرْ إِنَّا أَعْتَدْنَا لِلظَّالِمِينَ نَارًا أَحَاطَ بِهِمْ سُرَادِقُهَا وَإِنْ يَسْتَغِيثُوا يُغَاثُوا بِمَاءٍ كَالْمُهْلِ يَشْوِي الْوُجُوهَ بِئْسَ الشَّرَابُ وَسَاءَتْ مُرْتَفَقًا

Dan katakanlah: "Kebenaran itu datangnya dari Tuhanmu; maka barangsiapa yang ingin (beriman) hendaklah ia beriman, dan barangsiapa yang ingin (kafir) biarlah ia kafir". Sesungguhnya Kami telah sediakan bagi orang orang zalim itu neraka, yang gejolaknya mengepung mereka. Dan jika mereka meminta minum, niscaya mereka akan diberi minum dengan air seperti besi yang mendidih yang menghanguskan muka. Itulah minuman yang paling buruk dan tempat istirahat yang paling jelek. {Q.s. Al-Kahfi: 29} 

Selasa, 27 Desember 2011

Perangi Supaya Jangan ada Fitnah

وَقَاتِلُوهُمْ حَتَّى لَا تَكُونَ فِتْنَةٌ وَيَكُونَ الدِّينُ كُلُّهُ لِلَّهِ فَإِنِ انْتَهَوْا فَإِنَّ اللَّهَ بِمَا يَعْمَلُونَ بَصِيرٌ

Dan perangilah mereka, supaya jangan ada fitnah dan supaya agama itu semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari kekafiran), maka sesungguhnya Allah Maha Melihat apa yang mereka kerjakan. {Q.s. Al-Anfaal: 39}

وَقَاتِلُوهُمْ حَتَّى لَا تَكُونَ فِتْنَةٌ وَيَكُونَ الدِّينُ لِلَّهِ فَإِنِ انْتَهَوْا فَلَا عُدْوَانَ إِلَّا عَلَى الظَّالِمِينَ
Dan perangilah mereka itu, sehingga tidak ada fitnah lagi dan (sehingga) ketaatan itu hanya semata-mata untuk Allah. Jika mereka berhenti (dari memusuhi kamu), maka tidak ada permusuhan (lagi), kecuali terhadap orang-orang yang zalim. {Q.s. Al-Baqarah: 193}  

Kamis, 18 Juni 2009

Tolonglah Orang Yang Zalim!

Setiap kezaliman akan merusak sendi-sendi kehidupan ummat; akan terjadi ketimpangan dan ketidakadilan, orang yang melakukan kezaliman akan mendapat kutukan dari Allah Swt, sebagaimana firman-Nya:

“Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang membuat-buat dusta terhadap Allah? Mereka itu akan dihadapkan kepada Tuhan mereka, dan para saksi akan berkata:”Orang-orang inilah yang telah berdusta terhadap Tuhan mereka” ingatlah, kutukan Allah (ditimpakan) atas orang-orang yang zalim.
(Q.s. Huud [11]: 18)

Dalam buku
Tazkiyatun Nafs (h. 412) Said Hawa mengungkapkan, Apabila kezaliman sudah meluas dalam suatu wilayah, maka akan diturunkan bencana (bala) yang menghancurkan seluruh penduduk yang ada diwilayah itu, termasuk orang-orang yang ta’at. Allah Swt berfirman:

“……..Dan peliharalah dirimu dari siksaan yang tidak khusus menimpa orang-orang yang zalim saja diantara kamu……….(Q.s. Al-Anfal [8]:25)


Maka dengan melihat fenomena berbagai bencana dan musibah yang menerpa Negara kita, harus menjadi renungan bagi kita semua, jangan-jangan ketika ada kezaliman kita diam saja, seperti: adanya pembalakan hutan tanpa HPH (bahkan dilindungi oleh oknum polisi dan pejabat setempat), UU perburuhan yang berpihak kepada pengusaha dan investor, subsidi untuk rakyat -BBM, Pendidikan dan kesehatan- dicabut, keberpihakan terhadap kreditor Luar Negeri, kaum Islam liberal yang "mengacak-acak" syari'at Islam, dan lain sebagainya, itu menjadi renungan bagi kita semua.


Oleh karena itu kita harus menghentikan para pelaku zalim, karena bukan hanya mereka yang akan mendapat siksaan, namun kita semua yang tidak melakukan Nahyi Munkar. Bagaimana kita melakukannya, Nabi Muhammad Saw bersabda:”Tolonglah saudaramu yang zalim dan yang di zalimi.” Ada yang bertanya,”Bagaimana bisa menolong orang yang zalim?’Nabi Saw, menjawab,”(yaitu) mencegahnya dari berbuat zalim.” (H.r. Bukhari dan Muslim)


Kepada pemerintah dan wakil rakyat agar lebih berpihak kepada rakyat kecil dan tidak menindas, dan kepada rakyat, agar lebih menyuarakan hak–haknya yang terampas, yang dizalimi oleh pemerintah, karena Rasulullah saw bersabda:
Jihad yang paling utama adalah menyuarakan yang hak kepada penguasa yang zalim (Hr.Ahmad). Dan kepada intelektual muslim untuk "mematahkan" hujjah kaum muslim liberal!, kalau kita terpanggil sebagai khaera ummah (Q.s. Ali-Imran:110)