Tampilkan postingan dengan label Capres/Cawapres Kafir. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Capres/Cawapres Kafir. Tampilkan semua postingan

Rabu, 23 April 2014

Jangan Pilih Capres atau Cawapres Kafir

13982710791281930995
Ilustrasi : Capres-Cawapres


Pada 9 April 2014 rakyat Indonesia telah memilih wakil-wakilnya di DPR/D Kota/Kabupaten dan Provinsi serta DPD, dan sejumlah nama telah diprediksi lolos ke gedung senayan, baik itu incumbent, maupun pendatang baru, dari kalangan politisi, artis sampai tukang baso pun meramaikan bursa caleg (calon anggota legislatif) ini.
 
Dalam Pemilu 2014 ini kebanyakan rakyat tidak tahu/tidak kenal caleg-caleg yang terpampang dalam surat suara, walaupun wajah mereka hilir mudik di sepanjang jalan, melalui alat peraga kampanye, spanduk dan baliho -yang membuat semrawut wajah kota-. Disinilah kinerja Partai Politik (Parpol) yang buruk, mereka ‘bekerja’ hanya 5 tahun sekali menjelang Pemilu; kaderisasi di Parpol kurang berjalan, sehingga dalam menempatkan calegnya pun asal-asalan, yakni caleg yang asal banyak uang, asal populer (seperti artis) walaupun wawasan, kinerja dalam berorganisasi sangat kurang, bahkan tidak pernah, kepekaan terhadap nasib rakyat kecil tidak ada, sehingga sebutan wakil rakyatpun dipertanyakan, mau membawa aspirasi rakyat yang mana?